Minggu, 14 Oktober 2012

Tangisan Blues Indonesia

Salah satu event musik blues terbesar di Asia Tenggara, Jakarta International Blues Festival telah berlangsung kemarin. Menampilkan beberapa musisi-musisi blues lokal dan internasional. Ada beberapa musisi lokal yang memang sudah menjadi kondang sebagai artis blues namun ada juga beberapa artis musisi yang menurut saya kebermusikannya JAUH dari esensi BLUES, salah satunya adalah band KOTAK. Band yang dilahirkan dari sebuah kompetisi pencarian bakat di salah satu TV swasta Indonesia ini merupakan band rock metal dengan balutan lirik-lirik yang romantis, bahkah beberapa single terakhir mereka terdengar cukup lembut dan lebih terkesan Ballad. Popularitas band KOTAK memang sudah tidak perlu diragukan lagi, DAN itu luas secara nasional. Tidak heran di tiap pertunjukannya kotak mampu menyihir begitu banyak penggemarnya untuk datang dan berteriak bersenandung bersama. Mungkin alasan klasik komersial inilah yang menyihir juga para jajaran pengurus JIBF 2012 untuk menghadirkan kotak di event yang diadakan sekali tiap tahun ini. Begitu banyak musisi blues yang mengereyutkan dahi ketika mereka mengetahui fakta ini, dan begitu banyak tanda tanya menyala-nyala di atas kepala mereka. Ya memang tidak dapat dipungkiri bahwa musik blues masih menggeliat di tanah air ini. Namun beda halnya di BALI, Kuta Beach Festival yang selalu berlangsung tiap tahun, selalu sukses menghadirkan musisi-musisi blues dan rock and roll. Hal ini sangat mungkin terjadi karena memang penikmat musik blues, yang memang masih mayoritas orang asing, banyak terdapat di Bali, beda halnya di Jakarta. Sebagai musisi blues, saya merasakan betul bagaimana perjuangan kami agar musik blues dapat diterima dan dimengerti oleh kalangan pecinta musik tanah air yang memang sudah sangat keblinger dengan musik pop dan Jazz, hal ini tentu dapat kita lihat dari perhelatan musik Jazz di Indonesia yang begitu banyak dan bertaraf Internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar